Thursday, October 19, 2017

ACT Theory of Communication - Adaptive Control of Thought – Rational / John R Anderson

Sejarah Singkat

John R Anderson adalah seorang psikolog Kanada kelahiran Amerika tahun 1947 di Vancouver, British Columbia. Dia saat ini bekerja sebagai profesor ilmu Psikologi dan Komputer di Carnegie Mellon University. Anderson dikenal secara luas sebagai arsitek kognitif karena penelitian dan eksperimennya di bidang psikologi kognitif. Profesor juga telah diakui untuk karyanya dalam sistem bimbingan cerdas seperti tutor kognitif dan menjabat sebagai presiden Ilmu Pengetahuan Kognitif selama periode 1988 - 1989. Anderson telah mempresentasikan beberapa makalah yang berkaitan dengan psikologi kognitif dan mendapatkan banyak penghargaan ilmiah termasuk Distinguished Scientific Career Award dari American Psychological Association, Benjamin Franklin Medal, Atkinson Prize, dll.

Konsepsi Teori

ACT Teori atau (Konsep Adaptif Pemikiran - Rasional) adalah arsitektur kognitif. Kognisi adalah proses memahami atau memperoleh pengetahuan dan informasi melalui pemikiran, pengalaman dan indra lainnya. Arsitekturnya dibuat dengan kerangka kerja atau model yang menunjukkan proses dan pemahaman memperoleh pengetahuan dan informasi. Teori ini memberi tahu kita setiap tugas yang dilakukan oleh manusia dianggap beberapa langkah dan proses. Ini menyediakan model atau kerangka proses yang terjadi di dalam pikiran kita, kerangka kerja atau model mungkin terlihat seperti bahasa pemrograman. Teori ini bekerja berdasarkan asumsi psikologis tentang sifat manusia yang berasal dari berbagai pengalaman dan eksperimen ilmiah

Penjelasan

Komponen utama ACT * adalah Modul Buffer Pola Matcher 1. Modul Ada dua jenis modul Modul Motor Perceptual Modul Memori Modul Perceptual-Motor yang menangani kesimpulan atau interaksi dengan dunia nyata atau luar. Bagian ini bertindak sebagai pintu gerbang untuk membawa informasi dan data yang diperlukan untuk mencapai model. Modul memori, yang berisi tiga macam modul a) Memori prosedural terdiri dari pengetahuan yang kita gunakan untuk melakukan hal-hal sederhana seperti melepas tutup pena atau membuka pintu mobil. b) Memori deklaratif terdiri dari informasi dan fakta seperti ada 24 jam dalam sehari atau 7 hari membuat orang lemah. c) Memori kerja adalah bagian dari ingatan jangka panjang yang lebih banyak diaktifkan. Gambar menunjukkan bagaimana memori prosedural dan deklaratif bekerja untuk melakukan setiap tugas. Teori ini menemukan perbedaan antara memori prosedural dan deklaratif. 2. Buffer Di setiap modul, informasi di mana masuk dan keluar dari satu modul ke modul lainnya. Sistem penyangga khusus ini memberikan aksesibilitas pada pemikiran adaptasi kognitif melalui penyangga. 3. Pattern Matcher Matcher pola mencari produksi yang sesuai dengan keadaan buffer saat ini. Hanya satu dari produksi ini yang bisa dilakukan pada periode waktu tertentu. Produksi itu, bila dilakukan, bisa mengubah buffer dan dengan demikian perubahan dibawa ke sistem. Jadi, dalam ACT * cognition dijelaskan sebagai rangkaian produksi dan model dibuat. Setiap tugas manusia dapat dijadikan model oleh teori ini. Model setiap orang akan berbeda satu sama lain. Membandingkan model turunan dari orang dengan standar kita bisa mencapai temuan. Fitur penting lainnya dari teori ini adalah membantu menemukan temuan dalam ukuran kuantitatif. Sering kali teori ini biasa ditemukan Persepsi dan perhatian, Pemecahan masalah dan pengambilan keputusan, Bahasa dan komunikasi Perbedaan individu antar orang Belajar dan ingatan Teori-teori dalam ilmu kognitif terbagi menjadi dua "simbolik" atau "keterkaitan". Teori ACT * dianggap simbolis dan diklasifikasikan seperti di dalam buku dan koleksi karena pendekatan simbolis menggambarkan pikiran sebagai produk otak, jadi sebagai teori ACT *. Jika ingin memahami silahkan kunjungi website resminya2

0 comments:

Post a Comment